Kawan.. jangan menyerah..

Walaupun saya akui satu hari ini adalah hari yang sangat menjemukan

Berkutat dengan huruf-huruf yang berjajar diatas buku catatan

Tapi jangan menyerah..free up your mind

Apalah artinya huruf-huruf berjajar itu dibandingkan luar biasanya pikiranmu..

Jangan berharap waktu akan cukup untuk menyelesaikan semua

Jangan berharap esok akan mampu kerjakan semua

Tapi berharaplah engkau pahami itu

Perlahan..dibaca saja..dipahami

Kau pahami dan kau pun hafal.. bukan kaupahami dengan menghafal

Saya hanya sedikit “gumun”..haha bisa dibilang sih

Ketika banyak orang berlomba-lomba untuk mengejar hitam diatas putih

Hari ini dipaksakannya otak yang kapasitasnya luar biasa..

Dimasuki suatu yang “kosong” lewat ayakan yang sangat kecil

Dijejal-jejalkan, berharap semua akan masuk..

Yang ada, yang tadinya masuk akan keluar lagi lewat celah lain

Tidak terlarut, tapi menggumpal dan mengapung

Perlahan-lahan mengikuti aliran dan..HILANG..

Bebaskan dirimu, pikiranmu

Jangan terlalu lama kaupandangi dan kauhafalkan benda berjilid itu

Kaumengerti dan kaubayangkan

Nikmatilah..karena itu hidup kita

Sedikit ingin mengutarakan pikiran…

Hal yang sepele..sangat sepele..tapi saya jadi agak kepikiran..

Sy sebenarnya ingin tanya ke menteri pendidikan..

Hm atau saya tanya ke seseorang saja, di suatu perusahaan..

“Pak..boleh tau rumusnya hukum Newton pertama nggak pak? Atau rumus tegangan, arus dan waktu

Itu hubungannya gimana?”

Dan bapak yang sedari tadi duduk di depan monitor, mengerjakan tugas kantor pun melongo

“Makanan apa itu dek? Udah lupa ^_^ haha”

Saya heran.. kenapa yang nantinya jadi “seperti itu”, harus mati-matian belajar fisika untuk cari nilai bagus..

Atau harus mati-matian belajar biologi, geografi dan sebagainya..

Hanya untuk lulus UAN..di SMA mungkin..

Dan percuma kalau nantinya juga tidak dipakai..

Terhitung jika sehari, 4 jam saya mempelajari  ilmu “nonsense” buat saya..

Sudah berapa waktu yang saya buang selama beberapa tahun..atau sebut sajalah 5 tahun,

4 jam x 365 hari x 5 tahun..sy akan berdecak.. “waaaaww”..

Saya sering denger..eh..(***) itu peringkat satu di seluruh Indonesia..Akreditasinya A..

Lalu? Kenapa dengan peringkat satu? Yang peringkat satu itu “x” atau kamu?

Kalau yang pinter cuma yang di “atas”

Kalau nilai-nilai bagus itu nantinya juga ”menguap” (jadi teringat minyak atsiri ^_^)

Kayak flashdisk aja. Isi-hapus-isi-hapus-isi-hapus..

Jadi semuanya cuma “numpang lewat” hyaahh.. buat apa?

Tmen2..semua yang kalian usahakan janganlah hanya untuk mengejar “itu”

Jadilah orang besar..maka kesuksesan akan mengikuti dibelakang

Close Your Eyes and Free Up Your Mind..

Jangan kaujadikan “kitab”,  textbook-textbook  di depanmu itu

Apa gunanya kalau hanya “numpang lewat”

Buat textbookmu sendiri

Jadikan textbook yang lainnya itu referensi..

Just referensi..

Anggap saja, mereka sudah lebih dulu menemukan

Giliran kamu yang akan menemukan, esok hari

Dan kaulengkapi textbook mereka dengan yang kautemukan

Sbenarnya saya lebih suka kalau ujian itu wawancara..

Bukannya hitam diatas putih..

Karena dosen bakalan tau sejauh mana kita paham dan tertarik..

Semangat.  Jangan hanya berharap untuk dapat  “x” bagus..

Tapi berharaplah kau mengerti yang kau pelajari

Dan jadikanlah Ilmu yang Bermanfaat

Ya Allah, lindungilah kami dari Ilmu yang tidak bermanfaat

*IP memang bukan yang terpenting, Tapi IP itu penting. Jadi berusahalah mendapatkan IP yang bagus (optimal) disertai pemahaman akan ilmunya.