Sahabat-sahabat sekalian, kali ini saya akan mengajak anda berpikir mengenai apakah yang kita agung-agungkan selama ini, sebagai suatu yang hebat, sebagai suatu yang dapat membuat kira minder, padahal kita sendirilah yang membuat diri kita seperti itu.

Dan aat membaca tulisan ini, pastika diri anda sedang dalam fokus membaca tiap kata dan sedang dalam kondisi yang sunggu semangat, karena diri andalah yang nantinya akan merasakan tulisan ini ketika membacanya, merenunginya dan memperoleh kesimpulannya, apa yang muncul dalam benak anda, maka itulah yang akan menjadi capaian anda dalam membaca tulisan ini…

Sahabat-sahabatku

bukankah melihat orang lain mendapatkan penghargaan bergengsi, tiba-tiba hati merasa ingin mencapainya juga, semangat yang menggebu-gebu, niat yang tertancap dalam

tapi dikala lain hati menciut menjadi pribadi yang pesimis, apakah bisa saya seperti itu? saya ini apa?

ketika melihat seseorang denga IPK yangs angat-sangat bagus, melihat nilai-nilainya yang selalu sempurna, melihat hasil kerjanya yang selalu optimal, kadang dalam hati terpikir, kenapa aku tidak bisa seperti dia? kenapa nggak bisa? kalau dia bisa kenapa aku tidak?

tapi disisi lain juga tidak dipungkiri akan terjadi pergolakan batin yang dapat melemahkan diri kita. “aah, kalau dia mah bisa-bisa aja, maklum”, “yah, yang begini saja juga sudah cukup lah”..

apakah sahabat-sahabatku tidak menyadari, mereka sama seperti kita, sama saja, diberikan waktu 24 jam sehari, 30-31 hari sebulan , 12 bulan setahun. tapi mereka bisa mencapai hasil yang sangat memuaskan, kenapa tidak bisa? ya pertanyaannya adalah KALAU MEREKA BISA, KENAPA AKU TIDAK?

renungkanlah sesaat sahabat.. apa yang ada dalam pikiran anda..

apa yang muncul dalam pikiran anda.. apakah anda yang kurang berusaha? atau anda yang tidak beruntung? apa memang takdir anda tidak demikian?..

hai sekalian sahabatku yang membaca tulisan ini, jangan terlarut dalam kesedihan bagi yang tidak mencapai kesuksesan dalam kariernya. yang saat ini membaca tulisan ini, bukalah mata anda, konsentrasikan diri anda untuk membaca tulisan selanjutnya, jika tidak, segera tutup jendela browser anda, dan lakukan hal yang lain, tapi jika ingin melanjutkan membaca, maka bacalah.. iqra!!

sahabatku. sahabatku sekalian.. yang dalam berbagai keadaan, mungkin sedang dalam keadaan sedih yang teramat sangat, atau yang sedang dalam kebahagiaan yang teramat sangat..

BERHATI-HATILAH. jangan sampai terlarut dalam kesenangan maupun kesedihan anda, karena ALLAH dapat membalikannya 180 derajat dalam sekejap.

marilah belajar dari para ulama salaf, BERSYUKURLAH ketika ada, dan BERSABARLAH ketika tiada. janganlah terlalu terlarut dalam tiap keadaan. karena yang berlebihan ataupun terlalu kurang itu tidak baik, dan Allah tidak akan membebani suatu kaum diluar batas kemampuannya. dan YAKINLAH bahwasanya semakin sulit cobaan yang datang, ALLAH percaya anda sudah naik tingkat menjadi orang yang semakin dapat menjalani cobaanNYa dengan lebih baik.

masih berhubungan dengan tulisan di awal.. siapakah yang masih berpikir KENAPA SAYA TIDAK BISA? ya ANDA BISA!!

tapi..

.

.

.

apakah itu jalan satu-satunya yang akan membawa anda pada kesuksesan? yang akan membawa anda pada TITIK CAPAIAN TERTINGGI DALAM HIDUP ANDA, OPTIMALISASI POTENSI PADA DIRI ANDA?.

lihatlah dari semua aspek. lihatlah lebih komprehensif, janganlah anda terpaku dalam satu keadaan. dunia tidak terlalu sempit untuk anda kelilingi, pikiran anda tak terlalu sempit untuk semua hal di dunia ini dapat anda rasakan, tapi apakah anda pernah memikirkannya?

jadi mulailah dari sekarang.

IF NOT YOU, THEN WHO?

IF NOT NOW, THEN WHEN?

sekarang juga! carilah yang anda senangi, dan gelutilah. optimalkan potensi anda disana. karena itu adalah passion anda. bekerjalah dengan passion, maka anda akan menemukan suatu kesulitan itu bagai cobaan yang menyenangkan untuk dilalui..seperti halnya bermain game, ketika anda memang sudah menyukainya, tantangan dan kesulitan apapun tak membuat anda drop dan terjatuh, tapi anda akan terus berusaha mencapainya! berusaha! berusaha! berusaha! dan berusaha! dan lama-kelamaan ANDA AKAN SADAR BAHWA ANDA TIDAK MENYADARI JIKALAU ANDA SUDAH MENEMPATKAN DIRI ANDA DALAM TATARAN YANG LEBIH TINGGI, DAN ANDA TIDAK AKAN MENYADARI HAL ITU! DAN ANDA BERHASIL MENCAPAINYA!

maka carilah passion anda. gelutilah!

dunia tidak sesempit ruang ujian 8x7m. dunia tidak sesempit ruang interview 3x4m. dunia tidak sesempit buku setebal 30cm. dunia tidak seluas bandwitch portal akademik. dunia tidak seluas laboratorium 9x9meter. TIDAK. saya ulangi TIDAK!!!

dunia yang ada dalam pikiran anda adalah suatu yang sangat luas. bebaslah berpikir, dan capailah!

mulailah dari sekarang. jika bukan sekarang, kapan lagi?

.

.

tapi anda juga harus ingat, walaupun memang bukan passion anda. hal yang sedang anda geluti itu juga penting, maka lakukanlah, adil-lah untuk passion dan kewajiban-kewajiban anda saat ini. adil-lah membaginya.

JANGAN TERUS MENUNTUT. TAPI BANTULAH NEGARA INDONESIA INI DENGAN KARYA-KARYA ANDA SEKALIAN. DENGAN MENGOPTIMALKAN APA YANG ADA PADA DIRI ANDA. DENGAN MENCETAK GENERASI-GENERASI TERBAIK ANDA! APAPUN BIDANG YANG ANDA GELUTI, ITU MERUPAKAN KONTRIBUSI ANDA UNTUK NEGARA INDONESIA (YANG SEDANG DALAM KRISIS MORAL) INI! MAKA… anda sudah tahu apa yang harus anda lakukan.. apapun bidangnya, apapun hasilnya, SEKECIL-KECILNYA KONTRIBUSI ANDA, SUDAH SANGAT BERMANFAAT UNTUK INDONESIA INI – JIKA SEMUA DARI ANDA BERPIKIR DEMIKIAN… TOLONGLAH INDONESIAKU, TOLONGLAH INDONESIA ANDA, TOLONGLAH INDONESIA KITA. apapun bentuk pertolongannya, maka anda telah menolong NEGARA INDONESIA.

*dalam tulisan ini, saya ingin mencoba menjabarkan kalimat dalam TRI  PRASETYA SISWA PERGURUAN TAMAN TARUNA NUSANTARA, pada kalimat terakhirnya :

MEMBERIKAN KARYA TERBAIK BAGI MASYARAKAT, BANGSA, NEGARA (DAN DUNIA).

so.. jangan cuma bisa meminta. tapi.. sekecil apapun, biasakanlah.. banyak-banyaklah MEMBERI ;)

Yogyakarta, 25-07-2011, 08:30 WIB.