Hari yang cerah, sesuatu yang putih bulat tampak bergerak-gerak

Kemudian retak Dan muncullah sesuatu dari dalamnya

Tampaknya itu bayi penyu..o ya itu bayi penyu…

Bayi penyu itupun menyembulkan kepalanya..

Melihat sekeliling tampak indah dan menakjubkan

Matanya mulai menangkap samar-samar kebiruan langit

Birunya air bercampur putihnya buih ombak yang saling menggulung

Pasir yang butih berkilau memendarkan cahaya surya

Tergelitik pula oleh angin semilir bertiup dari lautan

Perlahan penyu kecil itu mulai merangkak naik

Sambil memecah dinding pertahanannya ketika masih di alam lain

Kaki-kakinya kesulitan namun perlahan dapat membuka jalan keluar

Naik dan terus naik, hingga akhirnya semua badannya telah nampak.

Sekarang dia sangat takjub, lebih takjub dari sebelumnya

Kakinya menginjak sesuatu yang hangat, halus dan putih bersih

Tampak sekeliling hijau-biru-putih berbaur dalam keserasian

Dilihatnya suatu benda bergerak..terus bergerak

Semakin dipicingkan matanya, dilihatnya banyak sosok kecil merayap

Menuju ke selatan. Ya ke arah sesuatu yang bergulung-gulung

Ada apa gerangan? Dilihatnya lebih teliti

Ya. Ternyata bentuk mereka sama.

Kepalanya sama, kakinya sama, ada pula cangkang di punggungnya

Tapi sedang apakah mereka? Kenapa semua menuju ke arah sana?

Kura-kura kecil itu pun mengamati dengan seksama

Tujuan mereka adalah ke sana. Ke sesuatu yang bergulung-gulung itu

Dilihatnya juga di langit, sesuatu yang terbang naik dan turun

Bentuk mereka ternyata berbeda..apakah gerangan?

Bagian depan mukanya ada benda yang runcing

Warnanya beragam namun mayoritas hitam

Dibandingkannya kakinya dengan sesuatu itu

“Beda juga..sesuatu itu kakinya bercabang, sedang kakiku tidak dan berakhir melengkung”

Dia tak punya cangkang..dia bisa bergerak bebas di udara..

Dan penyu itupun terus mengamati

Eeh, ternyata ada dari sesuatu itu yang turun

Mengambil sesuatu yang bentuknya sama dengan dirinya

Ya, yang sedang menuju ke lautan

Diajak untuk bermainkah?? Ternyata tidak..

Lalu apa? Penyu itu terus berpikir..sesuatu itu terus meliak-liuk di udara

Membawa sesuatu yang mirip dirinya menjauh

Lalu mendarat di suatu tempat

Mematuknya hingga tak bergerak lagi..

Lalu diinjak, dan dikoyak..

Penyu itu masih heran dengan apa yang dilihatnya..

Tapi ada pula dilihatnya yang lain..

Sesuatu yang sama dengannya, mengecil..eeh

Ternyata bukan mengecil, tapi masuk ke dalam sesuatu yang bertengger di punggungnya

Lalu dia melirik, ini untuk aku masuk ya ??

Dilihatnya lagi pergulatan antara dua makhluk

Sesuatu yang terbang itu terus mematuk-matukan paruhnya

Namun cangkang itu tetap kokoh

Tampak agak lama akhirnya makhluk hitam yang dapat terbang itu kewalahan

Lalu ditinggalkannya mahkluk kecil dalam tempurung itu

Dilihatnya lagi, kaki-kakinya keluar dan akhirnya makhluk kecil itu bergerak lagi

Sampailah dia ke benda bergulung-gulung itu.

Tampak mengecil, dan semakin kecil..

Akhirnya tak terlihat lagi..

Sekarang penyu kecil itu sedikit tersadar..

Akan apa yang dilihatnya..

Tak hanya makhluk hitam terbang..

Ada juga makhluk cokelat berbulu, berjalan menangkapi sesuatu yang mirip dirinya

Ada yang dapat bertahan.. ada pula yang tak bergerak lagi seperti yang dilihatnya..

Berakhir dalam perut makhluk itu..

Diapun mulai berjalan.dan terus berjalan

Akhirnya perlahan semakin cepat

Sambil memikirkan sesuatu yang disandangnya di punggung..

Kenapa berat sekali sesuatu yang menempel ini

“Kalau saja tidak ada ini, pasti aku bisa lebih cepat lagi”

Naluri penyu itu secara alami menggerakan badannya ke sesuatu bergulung-gulung itu

Tak tahu, tapi seperti sudah terprogram di alam bawah sadar

Tinggal bagaimanakah penyu itu menyikapi..

Dia gunakan walaupun sesuatu itu terasa berat dan menghambat

Atau dia lepaskan?

Dialah yang menentukan..