Assalamu’alaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Sedikit Video yang baik untuk kita tonton:

Selamat Pagi Saudara/i Pembaca (Tulisan ini ditulis di pagi hari), pagi hari yang cerah dan sejuk. Mari keluar ruangan sejenak, tinggalkan handphone (jika tidak ada kepentingan) dan nikmati suasana pagi yang sejuk Bangun tidur, merapikan tempat tidur, lalu mari bangun dan berjalan-jalan pagi walau hanya sejenak di dalam rumah, mencuci piring, mencuci muka, ibadah sholat subuh, dll. tinggalkan sejenak handphone di tangan kita, karena biasanya kita otomatis membuka handphone saat bangun dari tidur (iyakah? hhe)

Setelah itu saat kita pergi ke warung makan, atau memasak untuk sarapan. mari tinggalkan handphone kita sejenak untuk fokus dengan suasana di sekitar kita. Makanan apa yang sedang kita makan, lalu lintas disekitar kita, televisi yang dihidupkan penjual warung, orang beraktivitas di sekitar, dll. dan aktivitas-aktivitas selanjutnya yang kita lakukan. kita tidak sadar jika kita sudah terlalu banyak menghabiskan waktu dengan smartphone kita.

Dunia kita yang tadinya kita nikmati sebelum adanya smartphone, sekarang seperti semu. mata kita, tangan kita, tidak tahan jika berlama-lama meninggalkan ponsel kita. Saat berkumpul, saat bermain bersama, saat silaturahim, saat makan bersama, saat-saat lainnya, seringkali banyak yang tersibukkan untuk membuka ponsel kita, sekedar mengecek media sosial kita seperti facebook, twitter, isntagram, dan lainnya. (yang kebetulan mayoritas sudah saya hapus hhe, khususnya path, baru coba 3 hari langsung saya hapus). mari bayangkan, kita sibuk membuka-buka sosmed, scroll newsfeed, hal yang TIDAK TERLALU PENTING untuk kita ketahui saat ini, isinya mayoritas hanya curhatan, pamer teman, pekerjaan baru, ulang tahun, travelling, dll. Jadi? So What jika kita tidak tahu?? apakah teman-teman disamping kita itu tidak lebih penting dari sosmed kita, yang tentunya bisa kita buka nanti setelah selesau berkumpul.

tree-200795_1280 lite

Tulisan ini tidak membahas tentang update statusnya teman-teman kita, karena memang itu hak mereka, walaupun begitu kita memang sebaiknya saling mengingatkan. yang kita kritisi adalah sikap kita dalam menggunakan ponsel kita, khususnya media sosial kita. jika dihitung waktu satu hari, seluruh media sosial kita (dari facebook, instagram dan seluruhnya) sudah berapa waktu kita habiskan? apakah ada 3-4 jam? baik, mari kita lihat sedikit saja fakta-fakta berikut:

  • Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengungkapkan pengguna internet di Indonesia saat ini mencapai 63 juta orang. Dari angka tersebut, 95 persennya menggunakan internet untuk mengakses jejaring sosial. Data ini adalah pada tahun 2013 (sesuai tanggal situs kominfo ditulis) (Kominfo)
  • Kini pengguna internet di Indonesia mencapai 88,1 juta pengguna. 79 juta di antaranya merupakan pengguna media sosial aktif. Angka yang tidak mengherankan, mengingat Indonesia merupakan salah satu negara teraktif di media sosial.  (Kominfo)
  • Survei yang dilakukan oleh JobStreet.com ini menunjukkan sebanyak 81 persen responden mengaku mengakses media sosial saat bekerja. Survei dilakukan kepada sebanyak 14.000 karyawan dari berbagai perusahaan dan industri. 51 persen dari responden juga mengungkapkan mereka cenderung mengunggah apa yang terjadi di kantor melalui media sosialnya. Sementara itu, hanya 21 persen yang menyatakan punya akun berbeda untuk kantor dan pribadi. (Carerneews)
  • Sebanyak  35 persen dari14.000 responden tersebut mengungkapkan durasi penggunaan media sosial dalam sehari paling tidak dilakukan selama dua jam. Sedangkan hampir seperempat responden menggunakannya sekitar satu jam per hari, kemudian 22 persen sebanyak 4 jam, dan sisanya menghabiskan 3 jam per harinya untuk bermedia sosial. Ini menunjukkan bahwa akses karyawan terhadap media sosial cukup tinggi, dilihat dari durasi penggunaan yang terbilang cukup lama. (Careernews)
  • Dari penelitian yang dilakukan, dari jumlah waktu penggunaan internet per bulan menunjukkan bahwa pada umumnya kalangan remaja di perkotaan yang sering mengakses internet di rumah termasuk dalam kategori heavy users (pengguna internet yang menghabiskan waktu lebih dari 40 jam per bulan). Sedangkan remaja di perkotaan yang sering mengakses internet di warnet dan memanfaatkan wifi area publik sebagai tempat akses internet mereka dikategorikan sebagai medium users (pengguna internet yang menghabiskan waktu antara 10 sampai 40 jam per bulan). (Astutik)

Ya, berikut sekilas gambaran yang ada tentang penelitian-penelitian, survei dan sebagainya atas fenomena media sosial. Saya tidak memasukkan semua penelitian, diantaranya ada yang membahas hubungan penggunaan media sosial dengan kesehatan mental dll. Serta bahasan-bahasan lainnya dapat anda cari sendiri di google.

Yang dapat kita petik dari hal ini adalah, mari jangan terlalu sering menggunakan media sosial. Media sosial memang bermanfaat, namun tergantung bagaimana kita menggunakannya. Jika diibaratkan total kita menggunakan media sosial adalah 4 jam perhari, dan waktu tidur kita adalah 8 jam sehari, maka seperempat waktu kita hanya digunakan untuk media sosial (baik itu melihat video, kesenangan, update status, melihat newsfeed, dan sebagainya). Porsi itu belum termasuk yang suka main game di handphone hhe.

Lalu bagaimana jika anda seorang yang bekerja? apakah hal itu adalah suatu yang tidak baik? jika sampai kita keterusan bermain handphone dan tidak mengerjakan pekerjaan kita dengan serius.

Menggunakan media sosial tidaklah dilarang, namun mari kita sikapi dengan bijak. Jika kita berkumpul dengan teman dan keluarga, simpanlah handphone kita dan mengobrollah dengan teman-teman atau keluarga. Jika kita melakukan aktivitas, kesampingkan dulu handphone kita. Nikmati waktu kita di dunia dengan hal yang baik dan membaikkan. Karena hidup di dunia hanya sebentar, jangan sampai usia kita habis hanya untuk media sosial dan hal lain yang tidak bermanfaat (:

Sumber:

1 Video (Youtube)

https://kominfo.go.id/index.php/content/detail/3415/Kominfo+%3A+Pengguna+Internet+di+Indonesia+63+Juta+Orang/0/berita_satker

3 Astutik Nur Qomariyah, Perilaku Penggunaan Internet pada Kalangan Remaja di Perkotaan. http://s3.amazonaws.com/academia.edu.documents/31289584/astutik.pdf?AWSAccessKeyId=AKIAIWOWYYGZ2Y53UL3A&Expires=1488592108&Signature=vioykbgQOBnl%2FdGkknooaobaEpQ%3D&response-content-disposition=inline%3B%20filename%3DInternet_Use_Behavior_In_Urban_Adolescen.pdf

Penulis:

Indra Yudhawan, S.Farm., Apt. [email][linkedin][facebook][youtube]

Lihat juga :

Iklan