Pernahkah mendengar kalimat berikut:

“Eh kamu tau ngga, si A kena penyakit diabetes, sama jantung, udah akut tuh katanya?”

Atau ini?

“Eh hati-hati, kemarin dia kena penyakit kronis, padahal sehat-sehat aja sebelumnya?”

 

Menurut anda apakah sudah benar? Atau salah? Mari kita simak dahulu agar kita paham

Kata akut dan kronis sering digunakan di masyarakat untuk menunjukkan suatu kondisi penyakit yang tidak biasa/sudah parah. Sayangnya, tidak sedikit kita menjumpai masyarakat yang bingung dengan arti keduanya, bahkan menganggapnya sama, atau bahkan salah/terbalik dalam memahaminya.

Ya, terbalik dalam memahaminya seperti kalimat pertama di atas. Lantas, apakah arti kronis dan akut itu?

 

AKUT

  1. a timbul secara mendadak dan cepat memburuk (tentang penyakit)
  2. a memerlukan pemecahan segera; mendesak (tentang keadaan atau hal); gawat: penyediaan air bersih menjadi masalah yang —
  3. a kurang dari 90˚ (tentang sudut): sudut —

 

Menurut KBBI, AKUT artinya adalah sesuatu yang timbul secara mendadak dan cepat memburuk. Secara medis artinya adalah penyakit yang timbul secara mendadak dengan kondisi yang cepat memburuk. Jadi tidak hanya mendadak, namun juga kondisinya memburuk dengan cepat.

Contoh Penyakit : Gagal Ginjal, Jantung, dll.

KRONIS

  1. a terus-menerus berlangsung; tahan dalam waktu yang lama (tentang keadaan)
  2. a berjangkit terus dalam waktu yang lama; menahun (tentang penyakit yang tidak sembuh-sembuh)

 

Menurut KBBI, KRONIS artinya adalah berlangsung dalam waktu lama/terus menerus. Secara medis dapat diartikan adalah kondisi (penyakit) yang berlangsung dalam waktu lama dan secara terus menerus.

Contoh Penyakit : Diabetes, Hipertensi, Psoriasis, dll.

 

Sudah jelas letak perbedaan keduanya? Untuk lebih memahamkan saya berikan penggunaan dan komparasi keduanya dibawah :

 

AKUT :

MENDADAK, TIBA-TIBA, KONDISI MEMBURUK DENGAN CEPAT

 

KRONIS :

LAMBAT, PROGRESIF, BERTAHAP, BERLANGSUNG DALAM WAKTU LAMA

 

 Baca Juga : Anda Diabetes? Apa Bisa Sembuh? Bisa!! Biiznillah, Insyaa Allah

 

Contoh kalimatnya:

AKUT

“Kemarin tetangga saya terkena penyakit akut, kondisi dia tiba-tiba memburuk”

KRONIS

“Teman saya terkena penyakit gagal ginjal kronis, dulu sepertinya masih sehat-sehat saja, sekarang sudah mulai tampak efek penyakitnya”

 

Sudah semakin paham bukan? Semoga kita semakin paham dan dapat menggunakan kata populer ini dengan tepat.

 

————————————————————————————————————————–

TAMBAHAN : PENGGUNAAN DALAM DUNIA MEDIS

Terdapat peyakit yang dapat terjadi secara tiba-tiba (akut) maupun secara perlahan (kronis).

Dalam kasus ini, dokter biasanya mencantumkan kata “akut” maupun “kronis” dalam hasil diagnosanya untuk memperjelas penyebab dan kondisi dari penyakit tersebut.

 

Sebagai contoh : Gagal Ginjal

Gagal Ginjal Akut (GGA) biasanya disebabkan oleh sebuah peristiwa yang mengarah kepada kerusakan  ginjal, seperti dehidrasi, kehilangan darah, luka dan  karena efek obat-obatan.

Gagal Ginjal Kronis (GGK) biasanya disebabkan oleh penyakit jangka panjang, seperti hipertensi (tekanan darah tinggi/di atas normal) atau  diabetes (kencing manis), yang secara perlahan dapat merusak fungsi ginjal.

Referensi :

https://kbbi.kemdikbud.go.id/

 

Penulis:

Indra Yudhawan, S.Farm., Apt. [email][linkedin][facebook][youtube]

Iklan